Minggu, 30 Desember 2012

Kisah di Musim hujan,

Diposting oleh Fanisa Story di 20.16 0 komentar




2012, Ketika musim hujan, ketika semuanya akan terlihat sempurna dengan segala keajaiban yang ada, kisah pada  musim hujan yang tidak akan pernah terulang pada musim hujan berikutnya. Musim hujan yang akan slalu saya kenang menjadi musim hujan paling indah disepanjang hidup saya.

Musim dimana aku dan kamu dipertemukan,musim ketika remaja diusia saya merasa bahagia dengan sejuta kejutan yang Tuhan berikan. Musim hujan yang lagi lagi akan menjadi catatan penting dalam sejarah hidup saya pada tahun 2012.

Tulisan ini saya tujukan kepada dia yang entah bagaimana telah mengajarkan saya arti menyayangi dalam waktu sekejap, menerima dan mencoba memahami yang ternyata tidak bisa saya pahami sampai saat ini.

Dia  yang begitu sulit untuk dimengerti,dia yang dengan tiba-tiba menghampiri saya dan pergi begitu saja, masih di musim yang sama di musim hujan, dia yang membuat saya belajar menjadi orang yang bisa mempercayai bahwa tidak seharusnya kita berharap kepada keadaan,berharap waktu akan berulang, karna hidup akan terus berjalan, karna setiap kisah hanya akan menghampiri kita dalam sekali waktu, tidak akan terulang, tidak peduli akan diawali dengan kebahagian atau kesedihan, tidak dapat ditebak bagaimana kisah itu akan berakhir ,  entah bahagia atau malah menyisahkan luka.

Awalnya saya berfikir bahwa kisah kita akan sempurna, kisah yang diawali pada musim hujan , kisah yang samar-samar telah membuat begitu banyak presepsi dan perasaan ini bercampur aduk. Trimakasih telah memberi kesempatan saya merasakan hal-hal tersebut, hal-hal yang membuat saya sempat merasa terbang melayang bahkan terajatuh pada lubang yang begitu dalam pusarannya.

Dan sampai akhirnya kisah kita berakhir sudah, saya yang mencoba bangkit dan menerima keadaan, karna saya tau bahwa tidak seharusnya perasaan yang menguasai saya, tapi logika yang harus berperan saat ini.

Sekali lagi trimakasih telah melukiskan sebuah kisah dalam musim hujan 2012, kisah yang tidak akan mudah saya lupakan, karna kamu yang pertama kali memulai, di musim hujan kala itu.


Fanisa



Penghujung 2012 tentang kita,

Diposting oleh Fanisa Story di 10.05 0 komentar




2012 adalah tahun dimana saya dipertemukan dengan orang-orang  yang dalam waktu singkat telah merubah pola pikir serta perasaan saya. Mereka adalah orang-orang yang tidak akan pernah saya lupakan dalam sejarah hidup saya.
 
Mereka adalah orang-orang yang telah mengajarkan saya arti sebuah Persahabatan.
Pada tahun ini berbagai cerita telah tergores indah dalam kanvas kehidupan saya,
Kalian yang telah mewarnai kanvas itu,    


Kalian yang entah bagaiman mampu membuat saya takut untuk merasa kehilangan,

Kalian yang mengajarkan ilmu yang tidak pernah saya dapatkan dibangku sekolah,

Kalian yang menjadi satu-satunya alasan saya untuk tetap bertahan dikota ini,

Kalian yang membuat saya tidak rela dibagi untuk siapapun dengan alasan apapun
,
Kalian yang menjadi sesuatu paling berkesan untuk hidup ini.

Trimakasih karna telah rela menggoreskan cerita pada kanvas kehidupan saya dan akan slalu terkenang dalam benak saya.

Maaf atas segala tingkah laku saya yang sering kali tidak berkenan dihati kalian. :D
                                                                                                                                                                         


Fanisa

Jumat, 28 Desember 2012

Sebingkis Doa

Diposting oleh Fanisa Story di 20.43 0 komentar


di saat senja,
Kupanjatkan permohonan,
Sebingkis doa,

Kepada Yang Maha mendengar,
Aku berharap Engkau mendengar permohonan ini,

Kepada Yang Maha melihat,
Aku berharap Engkau melihat yang sedang terjadi
,
Kepada Yang Maha mengetahui,
Aku berharap Engkau tau bagaiman rasa ini tetap ingin bertahan,

Kepada Yang Maha pengasih,
Aku berharap Engkau dapat menyatukan kasih kami lagi,

Kepada Yang Maha pelindung,
Aku berharap Engkau dapat melindungi ingatan kami tentang kebersamaan kala itu,

Kepada Yang Maha dari segala Maha,
Aku berharap Engkau memutar ulang agar semua kembali lagi,

Kepada Yang Maha pencipta,
Aku berharap Engkau dapat menghilangkan kebencian yang kini tersimpan.

Kamis, 27 Desember 2012

Nidji - Diatas Awan (OST 5 Cm)

Diposting oleh Fanisa Story di 20.33 0 komentar


Cinta satukan hati
Kuatkan jiwa menghadapi dunia
Segala cinta dan muka
Kuatkan semua persahabatan

Kita penantang impian
Biar tak sama kita kan menang
Kita penakluk dunia
Biar tak sama kita kan menang..menang

Bila kau merasa sedih
Ingatlah bahwa kau tak sendiri
Tanpamu tak akan sama
Tanpamu semua berbeda
Kisahmu juga kisahku
Selalu bersama

Kita penantang impian
Biar tak sama kita kan menang
Kita penakluk dunia
Biar tak sama kita kan menang..menang

Melangkah dibawah mentari yang sama
Mencari tempat kita dimasa depan
Berjanji kita tak akan putus asa
Walaupun semua tak akan mudah

Kita penantang impian
Biar tak sama kita kan menang
Kita penakluk dunia
Biar tak sama kita kan menang..menang.

Selasa, 25 Desember 2012

Seperti Gambar yang di Rekayasa

Diposting oleh Fanisa Story di 07.07 2 komentar


Mungkin ini hanya sebatas rasa.
Rasa yang seharusnya tak menyebabkan semua yang ada malah terasa hilang,
Semua yang ada seperti tersembunyi,
Semua seakan enyah dari bayang-bayang nyata,
Segalanya seakan tersimpan saja dalam ingatan,
Semakin lama ,makin terasa,
Berkecambuk dalam setiap emosi,
Terbentur dengan semua angan,
Hanya satu yang harusnya dapat diyakini,
Bahwa semua ini,segala yang terjadi,
Hanya bercampur aduk,
Menyatu dalam suasana tak menyenangkan,
Suasana yang tergambar dalam kanvas,
Kanvas apik yang terisi beribu cerita,
Cerita yang tergambar jelas,
Penuh warna mengandung estetika,
tapi mungkin saat ini,
terungkap sudah,
Tertutup kepalsuan dimasa lalu,
Keterpaksaan hingga cerita Rekayasa,
Tergambar dalam bayangan,
Indah hanya sekejap mata,
Terlihat hasil yang nyatanya hanya Rekyasa.

Selasa, 18 Desember 2012

at night

Diposting oleh Fanisa Story di 23.33 0 komentar


Suatu ketika aku terbangun dimalam gelap yang udaranya kurasakan begitu dingin,seakan menusuk permukaan kulitku. Begitu dingin,seakan menusuk-nusuk permkaan kulitku. Kutarik selimutku sampai menutupi kepala. Seketika itu kurasakan ada sesuatu yang berputar-putar dalam benakku. Mungkin berupa bayangan-bayangan semu yang kerap kali menghantuiku. Kucoba memejamkan mata berkali-kali namun tetap saja gagal. Semakin kupejamkan mata seakan bayangan itu malah semakin nyata. Dadaku terasa sesak ingin aku menangis sejadi-jadinya menangis,melepaskan segala beban yang kurasakan. Menghujam laraku, Sekelebat bayangan yang membuat hari-hariku tidak lagi terkendali kini hadir kembali. Bayangan semu tentang seulas memori tentang kisahku yang terjatuh pada dekapan tak bermakna, dalam balutan kisah tak sempurna. Karna dirimu mencoba menghindariku, pergi dari jalan yang bangun untukku. Jalan yang kini buntu karna tak lagi kutemukan titik temu. Aku tersadar , kakiku tak lagi bisa melangkah menghindarimu , meski dirimu berlari mencampakkanku. Lagi dan lagi Aku mencoba menghempaskan bayangan semu tentangmu. Namun tetap gagal, Berkali-kali aku malangkah ketempat yang sama. Dalam pusaran waktu yang berbeda. Dan tetap sama dalam rasa yang tak berubah sedikitpun , rasa yang tak bisa kuhapuskan dalam waktu seketika.



Fanisa
 

Fanisa Story Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea