Rabu, 13 November 2013

00.34

Diposting oleh Fanisa Story di 09.34 0 komentar





Ini bukan saat yang tepat,
Untuk lagi-lagi bermain pada perasaan,
Bukan kepada siapapun,
Rasa lelah itu masih tergambar jelas,
Euforia palsu yang selalu datang dimalam buta,
Begitu menyesakkan,
Tidak, aku tidak ingin bermain-main lagi,
Hal ini terlalu sama persis,
Jalan ceritanya,
Menyesatkan saja nantiya,
Maka bebaskan saja segalanya,
Pada batasan diding yang kubuat berkali-kali.

Jumat, 05 Juli 2013

bagaimana ?

Diposting oleh Fanisa Story di 06.02 0 komentar

  

 
“Tidak ada persahabatan yang sempurna di dunia ini. Yang ada hanya orang-orang yang berusaha sebisa mungkin untuk mempertahankannya.” Refrain


  Barangkali bukan hanya saya sang merasakan hal ini, barangkali ini adalah kisah pasaran yang setiap orang akan mengalaminya dalam hidup mereka.
Persahabatan? Apa artinya saat segala keadaan telah merubahnya menjadi hal  yang asing untuk didengar.  Persahabatan? Hal yang awalnya dapat didefenisikan menjadi sesuatu yang sangat menyenangkan, ketika berbagi banyak hal adalah tujuan utamanya, memberi  menerima, menyangi dan mengasihi adalah bentuk rasa yang tak pernah terucap tapi dirasakan, tapi begitu keaadaan mencoba untuk mengusik dengan hal baru, apa yang bisa dilakukan?

   “Tidak ada persahabatan yg sempurna di dunia ini. Yang ada hanya orang-orang yang berusaha sebisa mungkin untuk mempertahankannya.” Penggalan kalimat yang saya kutip dari sebuah novel karya Winna Efendi ini yang menyadarkan saya, bahwa menjaga sebuah persahabatan bukanlah sesuatu yang mudah, saat jarak dan waktu telah memisahkan, keadaan yang merubah perasaan hati, tidak ada lagi kecocokan berkomunikasi, lantas apa yang bisa di pertahankan? Semua akan berubah dengan seiringnya waktu,semua hanya akan menjadi butir-butir kenangan yang entah bagaimana akan tersisa dibenak masing-masing kita.



   Dan pada akhirnya hanya ada doa yang yang tersisa, semoga Tuhan dengan segala kemurahannya memberikan kemudahan untuk bisa menjaga kenangan-kenangan yang pernah terangkai dalam setiap cerita yang terukir dalam memori kita, bagaimana dulu bukanlah menjadi satu-satunya alasan untuk mempertahankan keadaan saat ini, bagaimana dulu akan tetap hanya akan menjadi masa lalu, yang pilihannya adalah dilupakan atau menjadi pembelajaran yang tidak terlupakan.

Minggu, 23 Juni 2013

di teras rumah

Diposting oleh Fanisa Story di 08.39 0 komentar



Kalian ingat malam itu? Iya malam itu, saat langit tak secerah ini, tidak satupun bintang terlihat apa lagi bulan purnama seperti malam ini. Tapi tentu saja ada kehangatan yang tak akan tergantikan dengan selimut atau jaket tebal. Kehangatan yang hanya ada saat canda tawa kita melebur menjadi satu. Kehangatan yang dirasakan dalam suasana tak terbayarkan dengan apapun .

Kita berbagi cerita disana, duduk melingkar diatas lantai semen keras tanpa alas apapun, diterangi lampu kuning remang-remang, di depan teras rumah. Sebuah kebersamaan yang sangat jarang kita lakukan, dan barangkali tidak akan lagi ada malam sehangat itu. Alasannya cukup jelas jarak dan kesibukan kita masing-masing, dan waktu yang sangat sulit berpihak pada kita.

Tapi dimalam ini saat bintang  beratubaran bulan purnama terlihat jelas, aku berdoa pada sang pencipta, untuk dapat membiarkan waktu berpihak pada kita, memberi kesempatan kita untuk dapat menikmati  betapa indah ciptaan-Nya , betapa besar keagungan-Nya ,dengan cara yang sama, duduk melingkar diatas lantai semen keras tanpa alas apapun, diterangi lampu kuning remang-remang, di depan teras rumah. Berbagi rasa dalam canda tawa kita,berbagi cerita dalam setiap kehagatan yang kita rasakan. _

______________________________________________Fanisa

Sabtu, 22 Juni 2013

Saat senja terlupakan,

Diposting oleh Fanisa Story di 06.37 0 komentar

Saat senja terlupakan,
Hujan turun dalam irama kedamaian
Membawa seberkas celah,
Memberi rasa tak terabaikan,
Semua begitu saja,
Tanpa bekas dalam resah,
dibawa oleh derasnya rinai hujan,
Menggetarkan kesunyian,
Menyongsong malam gelap,
Tak terlihat,
Tak terarah,
Dalam bingkai gambar tak berwarna,
Hitam gelap saja,
Seperti itu,
Malam tanpa bintang.


=========================================Fanisa
 

Fanisa Story Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea