“Tidak ada persahabatan yang sempurna di dunia ini.
Yang ada hanya orang-orang yang berusaha sebisa mungkin untuk
mempertahankannya.” Refrain
Barangkali bukan hanya saya sang merasakan hal ini, barangkali
ini adalah kisah pasaran yang setiap orang akan mengalaminya dalam hidup mereka.
Persahabatan? Apa artinya saat segala keadaan telah merubahnya
menjadi hal yang asing untuk
didengar. Persahabatan? Hal yang awalnya
dapat didefenisikan menjadi sesuatu yang sangat menyenangkan, ketika berbagi
banyak hal adalah tujuan utamanya, memberi
menerima, menyangi dan mengasihi adalah bentuk rasa yang tak pernah
terucap tapi dirasakan, tapi begitu keaadaan mencoba untuk mengusik dengan hal
baru, apa yang bisa dilakukan?
“Tidak ada persahabatan yg
sempurna di dunia ini. Yang ada hanya orang-orang yang berusaha sebisa mungkin
untuk mempertahankannya.” Penggalan kalimat yang saya kutip dari sebuah novel
karya Winna Efendi ini yang menyadarkan saya, bahwa menjaga sebuah persahabatan
bukanlah sesuatu yang mudah, saat jarak dan waktu telah memisahkan, keadaan
yang merubah perasaan hati, tidak ada lagi kecocokan berkomunikasi, lantas apa
yang bisa di pertahankan? Semua akan berubah dengan seiringnya waktu,semua
hanya akan menjadi butir-butir kenangan yang entah bagaimana akan tersisa
dibenak masing-masing kita.
Dan pada akhirnya hanya ada doa
yang yang tersisa, semoga Tuhan dengan segala kemurahannya memberikan kemudahan
untuk bisa menjaga kenangan-kenangan yang pernah terangkai dalam setiap cerita
yang terukir dalam memori kita, bagaimana dulu bukanlah menjadi satu-satunya
alasan untuk mempertahankan keadaan saat ini, bagaimana dulu akan tetap hanya
akan menjadi masa lalu, yang pilihannya adalah dilupakan atau menjadi
pembelajaran yang tidak terlupakan.


0 komentar:
Posting Komentar