Selasa, 15 Januari 2013

Tidak bisakah kita merasa marah pada waktu dan keadaan?

Diposting oleh Fanisa Story di 21.37

“Mungkin , dengan memeluk rasa Rindu ini sudah cukup untuk dapat menyesakkan dada, meneteskan air mata dan bersumpah rela melakukan apa saja untuk dapat mengulang setiap kebersamaan yang telah terhempas oleh putaran waktu”

Pada saat kau merasa sangat rindu dengan sesuatu yang telah hilang, apa yang akan kau lakukan? Menangis atau berbuat sesuatu yang lain. Mungkin ketika ada tawaran untuk bisa mengulang setiap kebersamaan yang kau rindukan dengan menukarkan apa saja yang kau punya, kau dengan suka rela menerima tawaran itu. Karna kau tau benar, kebersamaan itu adalah kebahagiaanmu, bagaimana tidak jika merindukannya saja mampu membuat dadamu terasa sesak.Sayangnya waktu telah berputar dan merubah segala keadaan.

“Begitu  jahatkah waktu dan keadaan? “    

Banyak yang  tidak akan setuju ketika dengan lantang kau berteriak marah pada waktu dan keadaan yang telah merebut sumua kebahagian yang sedang berpihak padamu hilang seketika, karna tidak akan ada yang tidak berubah dalam hidup ini, bahkan sesuatu yang pasti terjadi adalah perubahan. Lalu apa yang harus dilakukan untuk membunuh rasa marah ini?

“Berjalan terus , mengikuti permainan waktu dan keadaan , maka kau akan mengang.”

Jawaban yang dirasa pas ketika lagi-lagi  kau ingin menyalahkan waktu dan keadaan adalah berjalan terus , mengikuti permainan waktu dan keadaan , maka kau akan mengang.  , karena waktu dan keadaan akan merasa puas saat kau pasrah dan terpuruk saja dengan segala sesuatu yang telah direnggutnya. Dan kau tau? ini yang membuatku juga mencoba bertahan, bahkan saat apa yang sangat berharga dalam hidupku direnggut oleh waktu dan keadaan. Dan mencoba mengambil setiap kebaikan yang masih di sisakan yaitu segala ego dan kemunafikan diantara kebersamaan itu  telah diungkapkan oleh keadaan yang ada.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Fanisa Story Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea