“Semua tinggal cerita,
semua hanya berbekas saja dalam memori kita”
Oleh : Ulfa khairunisa
Enam tahun
lalu kita di pertrmukan, dan tiga tahun lalu Tuhan mulai mengakrabkan kita,
menjadikan kita saling mengerti dan memahami satu sama lain, saling
mengasihi,dan belajar arti sebuah kebersamaan, kebersamaan yang tidak akan
pernah dapat dibayar dengan apapun, sekalipun dengan banyaknya rupiah yang kita
miliki.
Ada begitu
banyak hal yang kita dapatkan selama enam tahun ini, dimulai pada bangku
sekolah menengah pertama dan diakhiri di bangku menengah Atas. Semua begitu
terasa sempurna, ada banyak cerita yang tersimpan didalamnya, yang barangkali
tak dapat dituliskan dalam lembar-lembar kertas, dilukiskan dalam kanvas putih.
Karna rangkaian kisah itu hanya akan tersimpan dalam memori kita, menjadi
sebuah pembelajaran hidup untuk masa depan yang lebih dari sekedar indah, masa
depan penuh pengharapan, masa depan untuk segenap keabadian yang tercipta.
Dan sampai
pada akhirnya Tuhan mulai lagi mengajak kita dengan hal baru, rasanya sudah
cukup 6 tahun untuk membuat kita merasa saling memiliki dan belajar banyak hal.
Sudah cukup 6 tahun untuk merajut cerita, mencari banyaknya pengalaman hidup. Yang
perlu diingat, ada sebuah masa depan
yang menanti kita disebuah dermaga ilmu. Entah menjadi apa kita kelak, entak
akan diapakan ilmu yang kita dapatkan ini, semua kembali padi diri kita
masing-masing, semua hanya akan berbuah manis ketika kita merasa apa yang kita tanam
adalah kebaikan-kebaikan, bukan seseuatu yang sia-sia belaka.
Air mata tidak
lagi dapat menetes , semua seakan menjadi hal biasa. Meski tidak dapat
dipungkiri , dada ini begitu terasa sesak. Pertemuan,akan selalu beriringan
dengan sebuah perpisahan. Itu ungkapan yang selalu kugenggam erat, aku tidak
ingin menangisi sebuah perpisah, aku hanya ingin bersyukur karna telah
dipertemukan pada kalian yang menyebut kita dengan Keluarga 87. Keluarga besar
yang menjadi sebuah Inspirasi untuk tetap belajar mengerti arti hidup ini, arti
sebuah kisah klasik dari bangku sekolah.
#87ANTIMATIGAYA!
0 komentar:
Posting Komentar