Bisakah rasa ini dikalahkan oleh logika yang kita miliki?
Karena bagiku, dibenakku,
Kau bukan yang harusnya ada disampingku,
Karena inginku,
Kita bisa saja duduk barhadapan,
Saling berbagi kisah,
Tetapi sebatas itu saja.
Bisakah?
Alasannya?
Aku tidak ingin terjebak lagi,
Enggan masuk kedalam permainan yang sama,
Permainan yang membuatku selalu kalah seketika.
Terlalu melelahkan,
Ayolah, katakan saja ini hanya euforia sesaat.
Agar logikaku berjalan dengan baik,
Sayangnya kau pandai bermain aman,
Merobohkan dinding pertahananku,
Seperti lumut yang membuatnya menjadi rapuh,
Membuat logikaku
lumpuh seketika.

0 komentar:
Posting Komentar