Kamis, 29 Januari 2015

Untukmu yang pernah singgah,

Diposting oleh Fanisa Story di 08.23


Hay ,Bagaimana kabarmu? Kudengar kau akan mengejar mimpimu, kudoakan semoga mimpimu dengan mudah dapat kau raih. Kau ingat aku pernah bilang bahwa apa yang diusahakan manusia tidak akan punya akhir yang sia-sia, selalu akan ada hikmah didalamnya, meski tak semua yang kita usahakan berakhir denagan hasil yang kita inginkan. Percaya saja Allah selalu tau apa yang tepat untuk hambanya. Aku percaya, meskipun terkadang merasa ragu saat kegagalan menghampiriku. Tapi kudoakan kau tak punya keraguan seperti yang kerap kurasakan, berkhusnudzon saja pada yang Maha Pemberi, Dia tau apa mana yang tepat untuk hambanya.
Jika mungkin nanti kau tak sengaja membaca tulisan ini, dan bertanya untuk apa kutulis ini, ku jawab ini hanyalah coretan gila. Sudah lama aku tak mengisi dindingku dengan coretan semacam ini. Mungkin karna sudah lama pula inspirasi enggan mampir ke dalam otakku.
Kau tau beberapa hari terakhir aku mulai memikirkanmu, mungkin itu yang membuatku bisa menulis lagi. Ya tanpa kau sadari, kau sudah jadi salah satu sumber inspirasiku. Parahnya setiap kali kau hadir lagi untuk sekedar menyapa basa-basi kutanggapi dengan suka hati, buakankah sikapku terlalu berlebihan?. Tapi begitulah nyatanya, kau kerap mondar-mandir jadi objek mimpi malamku. Aku senang kau pernah singgah, menawarkan kenyamanan yang sempat tak kuacuhkan,sampai aku sadar kau hanya singgah bukan tinggal.  Maski aku sadar benar kau sudah tidak berdiri disana, dihadapanku. karna kau sudah berbalik arah, seakan ingin membuat segalanya kembali ketempat semula,dimana kita pertama kali saling mengenal, saling tak acuh. Kau memang sudah berbalik, tapi aku belum. Aku terjebak, terjebak pada permainan yang kau buat saat kau singgah. Bodoh bukan? Permainanmu sudah berakhir dan kau pergi, tapi aku masih pura-pura tidak menyadari.
Maaf jika tulisan ini begitu melantur, kudoakan apa yang menjadi mimpimu tergapai dengan mudah,sesuai harapan dan juga usahamu. Doakan juga aku segera mengikuti langkahmu dan terbebas dari pertanyaan yang berputar-putar terus dikepalaku. Pertanyaan konyol seputar kabarmu yang kurasa sudah jadi candu.

          

0 komentar:

Posting Komentar

 

Fanisa Story Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea