Jumat, 04 April 2014

Terbiasa (saja)

Diposting oleh Fanisa Story di 06.18


Mungkin memang benar, kalau membenci dan menyayangi seseorang itu hanya perlu terbiasa saja.
Terbiasa diperhatikan maka lama-lama jadi sayang, terbiasa dikecewakan maka lama-lama pun bisa tumbuh kebencian.
Karenanya harus pandai memilah-milah apa-apa yang jadi kebiasaan kita selama ini.
Karena segalanya, baik benda atau pun manusia. Baik luka atau pun cinta, bisa tiba-tiba hilang begitu saja dari pandanganmu. (falafu)
Lalu bagaimana kini jika telah terbiasa,? Terlalu sulit bukan menghilangkan segala macam hal yang telah menjadi kebiasaan,
ya, aku telah terbiasa oleh caramu, aku tidak pernah ingin terbiasa, tapi enatah bagaimana ada yang memaksaku untuk terbiasa, dan saat segala yang terbiasa tiba-tiba hilang dari pandangan begitu saja rasanya hanya ada sesal yang tersisa, sesal yang terpendam dalam. Membuat beretanya-tanya, membuat dada terasa sesak bila teringat. Memang tidak seharusnya , tidak semestinya, kita memulai segalanya  karna pada dasarnya semua akan berakhir.
Parahnya , bagaimana bisa kau hanya menjadikan kebiasaan ini lelucon sesaat, padahal kau yang memulainya, membuatnya terbiasa lalu tiba-tiba hilang begitu saja dari pandangan.
Dan kini yang perlu kulakukan membuat seolah segalanya tak pernah terjadi seperti caramu kali ini, itu yang harus kumulai lagi, agar nantinya aku akan terbiasa. . (fanisa)

0 komentar:

Posting Komentar

 

Fanisa Story Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea